Home / Romance  / Menjaga Bara Tetap Menyala Saat Si Kecil Hadir

Menjaga Bara Tetap Menyala Saat Si Kecil Hadir

Sebuah infografis berjudul “10 baby sleep position” dari situs howtobeadad.com begitu cepat di share dan menjadi viral di social media. Gambar ini memang bikin kita merasa “Gue banget nih!” Sang ilustrator dengan cerdas dan jenaka

Sebuah infografis berjudul “10 baby sleep position” dari situs howtobeadad.com begitu cepat di share dan menjadi viral di social media. Gambar ini memang bikin kita merasa “Gue banget nih!” Sang ilustrator dengan cerdas dan jenaka menceritakan bagaimana posisi tidur orangtua setelah hadirnya bayi. Bikin senyum lebih lebar bahkan ngakak karena penamaan posisi tidur yang juga kocak. Insightful. Kena banget!

Hidup memang berubah ketika punya anak. Banget!

Klise memang, tapi pengalaman memang membuktikannya. Dimulai dari lebih banyak popok dari pada bobok, sampai bunda lebih sering ‘dikuasai’ anaknya dibandingkan ayahnya. Prioritas dan cara hidup kita juga berubah.

Berikut beberapa tips agar kehadiran karunia terbesar ini tidak mengancam keromantisan hubungan ayah dan ibunya:

Tetap dalam satu tim
Kesalahan pertama paling sering dilakukan orantua adalah saat berbagi tugas setelah kelahiran si kecil. Ayah bekerja lebih keras sementara ibu mengasuh bayi lebih keras. Pemisahan tanggung jawab seperti ini sebenarnya awal dari jarak antara ayah dan ibu. Seharusnya, kedua orang tua tetap bekerja sebagai satu tim dalam pengasuhan anak, jangan semua diserahkan pada ibunya. Jika keduanya seimbang berbagi beban, masing-masing bisa punya waktu istirahat sementara pasangannya berjaga. Jangan lupa berikan apresiasi dan ucapkan terima kasih pada pasangan untuk usahanya membuat rumah jadi tempat yang menyenangkan.


Anak memang nomer satu, tapi pasangan bukan nomer dua!

Tanpa disadari, setelah si kecil lahir, kita cenderung lebih memberi perhatian pada anak dibanding pasangan. Coba diingat kapan terakhir kali kita membelikan mainan untuk si kecil, lalu bandingkan dengan terakhir kali kita membelikan barang untuk bundanya. Padahal mendahuluan pasangan bakal membuat sebuah segitiga positif untuk semua. Pernikahan makin mesra, anak terhindar dari over-parenting dan anak juga akan belajar kemampuan membuat hubungan yang positif. Beri perhatian kecil untuk pasangan kita, akan membuatnya merasa spesial.

Sediakan ‘couple time’
Nggak perlu ngedate keluar rumah atau menitipkan anak pada orantua. Sebenarnya, sehari-haripun kita bisa ngedate di rumah. Manfaatkan waktu setelah anak-anak tidur untuk having fun. Coba jadwalkan setiap jumat malam misalnya untuk menonton film, ditemani popocorn atau keripik. Penting untuk orangtua terus sadar bahwa kita tetap hanya sepasang insan yang sedang bercinta bukan cuma sebagai orangtua.

redaksi@ayahada.com

Review overview
NO COMMENTS

POST A COMMENT

Share This